發佈時間2026.10.06 15:54 臺北時間
更新時間2026.10.06 15:54 臺北時間
🌋 DARATAN BARU MUNCUL DI SEKITAR GUNUNG ANAK KRAKATAU Fenomena menarik terjadi di kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Setelah rangkaian aktivitas erupsi pada awal September 2026, citra satelit menunjukkan adanya penambahan daratan serta dua bentukan seperti gumuk/pulau kecil di sekitar Gunung Anak Krakatau. 📍 Lokasi: kawasan Gunung Anak Krakatau – Pulau Sertung, Selat Sunda 📅 Periode aktivitas utama: 4–6 September 2026 📏 Penambahan daratan: sekitar 32,8 hektare berdasarkan evaluasi citra satelit Sentinel oleh Badan Geologi/PVMBG. Menurut penjelasan Badan Geologi, penambahan daratan pada tubuh Anak Krakatau berkaitan dengan pengendapan material piroklastik dan aliran lava dari erupsi yang berlangsung sekitar 25 jam. Citra Sentinel juga memperlihatkan dua bentukan seperti gumuk pulau di sekitar tubuh Anak Krakatau. Interpretasi sementara Badan Geologi menyebut material erupsi kemungkinan mencapai permukaan melalui jalur bukaan yang memanjang dari barat laut ke tenggara. ⚠️ Apakah ini “gunung baru” atau “cucu Krakatau”? Belum bisa disimpulkan demikian. Kemunculan daratan tersebut saat ini dipahami sebagai bagian dari endapan material vulkanik hasil aktivitas Gunung Anak Krakatau. Untuk memastikan apakah terdapat pusat erupsi atau sistem magma baru, masih diperlukan verifikasi lapangan dan pemantauan lebih lanjut. Badan Geologi juga mengingatkan bahwa kondisi bentang alam tersebut masih dinamis. Gelombang dan abrasi dapat mengikis material yang belum padat, sementara aktivitas erupsi berikutnya dapat kembali menambah material. 🚨 KESELAMATAN Status Gunung Anak Krakatau pada 24 September 2026 berada pada Level II (Waspada). Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan tidak mendekati wilayah yang ditetapkan berbahaya oleh petugas. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa bentang alam di sekitar gunung api dapat berubah dalam waktu relatif singkat akibat aktivitas vulkanik. 📌 Sumber: Badan Geologi Kementerian ESDM/PVMBG, BNPB, dan laporan media terverifikasi, diperbarui 24 September 2026. #AnakKrakatau #GunungAnakKrakatau
— Kamar Vivi 🧸 (@Vivhins) September 25, 2026
JAKARTA - Anak Krakatau volcano in Indonesia expanded by 81 acres (33 hectares) after recent eruptions produced lava flows, while satellite imagery detected two new land formations nearby, the country’s Geology Agency said. Listen to or read full story in 1st comment. https://t.co/7tEMDwFKt5
— Bangkok Post (@BangkokPostNews) October 3, 2026